Saat kau hadir di hidupku
Lenyap sudah pedih
Yang dulu selimuti hatiku
Kau buat hidupku kembali ceria
Kau hilangkan kehampaan hatiku
Kau buat ku merasakan lagi
Apa itu menyayangi dan disayangi
Mungkin kau tak dapat melihat
Besarnya rasa sayangku padamu
Bahkan kau pun tak tau
Saat hatiku terbakar cemburu
Namun yakinlah
Ku slalu menyayangimu
Dan tak kan berpaling
Hati ini pun tak henti berharap
Kan tiba waktu tuk kita bertemu
Meluapkan rasa sayang yang selama ini
Hanya bisa diungkapkan dalam goresan kata
Kamis, 17 Desember 2009
Andai ku dapat memutar waktu
Mungkin tak kan pernah ada
Penyesalan di hatiku
Andai ku dapat memutar waktu
Tak kan ku sakiti kamu yang ku sayang
Tak kan ku biarkan air matamu menetes
Karena sikapku
Namun.....
Ku tak dapat memutar waktu
Ku tak dapat membalikkan semua
Yang tlah terjadi
Kini.....
Ku coba tuk perbaiki semua salahku
Tak ingin ku ada air matamu lagi
Yang menetes karena ku
Maafkan aku sayang
Ku berjanji tuk perbaiki semua
Biar waktu yang buktikan janjiku ini
Karena waktu lah yang dapat mengerti arti dari cinta
Mungkin tak kan pernah ada
Penyesalan di hatiku
Andai ku dapat memutar waktu
Tak kan ku sakiti kamu yang ku sayang
Tak kan ku biarkan air matamu menetes
Karena sikapku
Namun.....
Ku tak dapat memutar waktu
Ku tak dapat membalikkan semua
Yang tlah terjadi
Kini.....
Ku coba tuk perbaiki semua salahku
Tak ingin ku ada air matamu lagi
Yang menetes karena ku
Maafkan aku sayang
Ku berjanji tuk perbaiki semua
Biar waktu yang buktikan janjiku ini
Karena waktu lah yang dapat mengerti arti dari cinta
Tak kan ku biarkan kerikil itu
Menghambat langkahku
Ku tau jalanku masih panjang
Banyak hal menungguku di depan sana
Tak kan ku menyerah
Tak kan ku menangis
Hanya karena dia yang bernama cinta
Hidup ini terlalu indah tuk disiakan
Hanya karena dia yang mengatasnamakan sayang
Kini.....
Ku kan melangkah mantap
Tuk terus jalani hari-hariku
Hari-hari yang kan bisa lebih ku hargai
Tanpa dia di sampingku
Menghambat langkahku
Ku tau jalanku masih panjang
Banyak hal menungguku di depan sana
Tak kan ku menyerah
Tak kan ku menangis
Hanya karena dia yang bernama cinta
Hidup ini terlalu indah tuk disiakan
Hanya karena dia yang mengatasnamakan sayang
Kini.....
Ku kan melangkah mantap
Tuk terus jalani hari-hariku
Hari-hari yang kan bisa lebih ku hargai
Tanpa dia di sampingku
Tak ‘kan ku bertahan
Tak ‘kan ku menunggu
Bila ku tau pada akhirnya
Semua ini hanya ‘kan lukaiku
Tlah ku tempuh segala cara
Berharap kau sadari cintaku
Tapi kau hancukan semua
Kau hancurkan hati dan jiwaku
Kau membuat ku semakin tidak percaya akan cinta
Kau membuat hatiku tak ingin mengenal cinta lagi
Kini…..
Ku coba balut luka di sudut hatiku
Ku coba tuk menatap ke depan
Di mana ‘kan datang seseorang yang mencintaiku apa adanya
Tak ‘kan ku menunggu
Bila ku tau pada akhirnya
Semua ini hanya ‘kan lukaiku
Tlah ku tempuh segala cara
Berharap kau sadari cintaku
Tapi kau hancukan semua
Kau hancurkan hati dan jiwaku
Kau membuat ku semakin tidak percaya akan cinta
Kau membuat hatiku tak ingin mengenal cinta lagi
Kini…..
Ku coba balut luka di sudut hatiku
Ku coba tuk menatap ke depan
Di mana ‘kan datang seseorang yang mencintaiku apa adanya
Tidak juga kah kau sadari
Ada cinta yang dengan setia menunggumu
Mengapa kau terus menutup mata akan keberadaanku
Tak pantaskah aku tuk miliki hatimu
Tak bolehkah aku mengisi relung hatimu
Tak tersisakah tempat untukku di hatimu
Tak berhakkah ku tuk menyayangimu
Apa lagi yang harus ku perbuat
Agar kau tau semua mauku
Agar kau memahami semua inginku
Agar kau mengerti semua perasaanku padamu
Haruskah ku naiki gunung tertinggi
Haruskah ku selami samudera terdalam
Supaya kau sadari cintaku yang tulus untukmu
Ada cinta yang dengan setia menunggumu
Mengapa kau terus menutup mata akan keberadaanku
Tak pantaskah aku tuk miliki hatimu
Tak bolehkah aku mengisi relung hatimu
Tak tersisakah tempat untukku di hatimu
Tak berhakkah ku tuk menyayangimu
Apa lagi yang harus ku perbuat
Agar kau tau semua mauku
Agar kau memahami semua inginku
Agar kau mengerti semua perasaanku padamu
Haruskah ku naiki gunung tertinggi
Haruskah ku selami samudera terdalam
Supaya kau sadari cintaku yang tulus untukmu
Untukmu …..
Yang tak menyadari kehadiranku
Inginku mengungkapkan betapa aku tersiksa
Menyimpan rasa cintaku padamu
Untukmu …..
Yang tak menyadari cintaku
Inginku menghapus setiap tetes air mata
Yang kau keluarkan untuk orang yang tidak sepatutnya kau tangisi
Untukmu …..
Yang pernah dilukai cinta
Inginku menjadi pengobat luka cintamu
Agar tak ada lagi rasa sakit di hatimu
Untukmu …..
Orang yang ku berikan tempat di hatiku
Ku tak berharap kau kan membalas cintaku
Karena mencintaimu adalah hal terindah yang dapat ku lakukan
Yang tak menyadari kehadiranku
Inginku mengungkapkan betapa aku tersiksa
Menyimpan rasa cintaku padamu
Untukmu …..
Yang tak menyadari cintaku
Inginku menghapus setiap tetes air mata
Yang kau keluarkan untuk orang yang tidak sepatutnya kau tangisi
Untukmu …..
Yang pernah dilukai cinta
Inginku menjadi pengobat luka cintamu
Agar tak ada lagi rasa sakit di hatimu
Untukmu …..
Orang yang ku berikan tempat di hatiku
Ku tak berharap kau kan membalas cintaku
Karena mencintaimu adalah hal terindah yang dapat ku lakukan
Selama ini ku tak henti berharap
Suatu saat kau ‘kan sadari
Ada cinta yang tulus
Menunggumu dengan penuh setia
Ku ‘kan terus menunggu
Saat di mana kau ‘kan sadari
Tulusnya cintaku untukmu
Setianya cintaku menunggumu di sini
Bila akhirnya
Kau memilih cinta yang lain
Ku ‘kan relakanmu
Tuk meraih kebahagiaanmu
Karna…..
Ku sadari cinta tak harus memiliki
Ku tau cinta itu bahagia saat melihat orang yang dicintai bahagia
Ku yakini cinta ‘kan temukan jalannya sendiri
Suatu saat kau ‘kan sadari
Ada cinta yang tulus
Menunggumu dengan penuh setia
Ku ‘kan terus menunggu
Saat di mana kau ‘kan sadari
Tulusnya cintaku untukmu
Setianya cintaku menunggumu di sini
Bila akhirnya
Kau memilih cinta yang lain
Ku ‘kan relakanmu
Tuk meraih kebahagiaanmu
Karna…..
Ku sadari cinta tak harus memiliki
Ku tau cinta itu bahagia saat melihat orang yang dicintai bahagia
Ku yakini cinta ‘kan temukan jalannya sendiri
Sahabat…..
Aku terus bertahan menantimu
Tanpa ku tau kapan kau ‘kan kembali
Kembali menemani hari-hari sepiku
Kadang ku merasa lelah dengan penantianku
Kadang ingin ku buang jauh semua kenangan akanmu
Sahabat…..
Ku yakini dirimulah yang mampu
Membuatku mengerti akan makna sejati persahabatan
Sahabat…..
Mengapa kau tinggalkan ku dalam sepiku
Mengapa kau biarkan ku larut dalam sendiriku
Tanpamu di sampingku
Entah pada siapa ‘kan ku bagi sukaku
Entah siapa ‘kan obati lukaku
Aku terus bertahan menantimu
Tanpa ku tau kapan kau ‘kan kembali
Kembali menemani hari-hari sepiku
Kadang ku merasa lelah dengan penantianku
Kadang ingin ku buang jauh semua kenangan akanmu
Sahabat…..
Ku yakini dirimulah yang mampu
Membuatku mengerti akan makna sejati persahabatan
Sahabat…..
Mengapa kau tinggalkan ku dalam sepiku
Mengapa kau biarkan ku larut dalam sendiriku
Tanpamu di sampingku
Entah pada siapa ‘kan ku bagi sukaku
Entah siapa ‘kan obati lukaku
Waktu berlalu begitu cepat
Tak terasa tlah sewindu
Ku tak jumpa dengan kalian
Inginku bertemu kalian
Melihat perubahan-perubahan
Yang tlah terjadi pada kalian
Sejak kita berpisah sewindu yang lalu
Di kesunyian malam ini
Ku pandang lagi semua potret masa lalu
Ku kenang lagi semua hal yang tlah kita lalui
Tawa dan tangis bercampur menjadi satu
Saat ku ingat kembali semua kenangan itu
Tertawa mengingat keluguan kita
Menangis karena begitu cepat waktu memisahkan kita
Kapankah kita kan bertemu lagi
Mengenang semua hal yang pernah kita lalui
Bercerita tentang masa depan yang hendak kita raih
Ku berharap waktu itu kan datang cepat
Tak sabar hatiku tuk bertemu kalian lagi
Tak terasa tlah sewindu
Ku tak jumpa dengan kalian
Inginku bertemu kalian
Melihat perubahan-perubahan
Yang tlah terjadi pada kalian
Sejak kita berpisah sewindu yang lalu
Di kesunyian malam ini
Ku pandang lagi semua potret masa lalu
Ku kenang lagi semua hal yang tlah kita lalui
Tawa dan tangis bercampur menjadi satu
Saat ku ingat kembali semua kenangan itu
Tertawa mengingat keluguan kita
Menangis karena begitu cepat waktu memisahkan kita
Kapankah kita kan bertemu lagi
Mengenang semua hal yang pernah kita lalui
Bercerita tentang masa depan yang hendak kita raih
Ku berharap waktu itu kan datang cepat
Tak sabar hatiku tuk bertemu kalian lagi
Waktu berlalu begitu cepat
Tak terasa tlah sewindu
Ku tak jumpa dengan kalian
Inginku bertemu kalian
Melihat perubahan-perubahan
Yang tlah terjadi pada kalian
Sejak kita berpisah sewindu yang lalu
Di kesunyian malam ini
Ku pandang lagi semua potret masa lalu
Ku kenang lagi semua hal yang tlah kita lalui
Tawa dan tangis bercampur menjadi satu
Saat ku ingat kembali semua kenangan itu
Tertawa mengingat keluguan kita
Menangis karena begitu cepat waktu memisahkan kita
Kapankah kita kan bertemu lagi
Mengenang semua hal yang pernah kita lalui
Bercerita tentang masa depan yang hendak kita raih
Ku berharap waktu itu kan datang cepat
Tak sabar hatiku tuk bertemu kalian lagi
Tak terasa tlah sewindu
Ku tak jumpa dengan kalian
Inginku bertemu kalian
Melihat perubahan-perubahan
Yang tlah terjadi pada kalian
Sejak kita berpisah sewindu yang lalu
Di kesunyian malam ini
Ku pandang lagi semua potret masa lalu
Ku kenang lagi semua hal yang tlah kita lalui
Tawa dan tangis bercampur menjadi satu
Saat ku ingat kembali semua kenangan itu
Tertawa mengingat keluguan kita
Menangis karena begitu cepat waktu memisahkan kita
Kapankah kita kan bertemu lagi
Mengenang semua hal yang pernah kita lalui
Bercerita tentang masa depan yang hendak kita raih
Ku berharap waktu itu kan datang cepat
Tak sabar hatiku tuk bertemu kalian lagi
Sahabat.....
Tlah enam tahun
Kita menjalani suka cita bersama
Kini tiba saat
Tuk kita berpisah
Memulai kehidupan baru masing-masing
Ku tau
Di mana ada pertemuan
Kan ada perpisahan
Akankah ku sanggup
Tuk memulai kehidupan baru
Tanpa kalian mengisi hari-hariku
Sahabat, tak terasa
Air mata menetes di pipiku
Ingat ku akan semua suka yang kita lalui
Terkenang ku akan semua duka yang kita hadapi bersama
Akankah suatu saat nanti
Ku dapat berjumpa kalian lagi
Berkumpul dan mengingat semua kenangan
Yang dulu pernah kita lalui bersama
Tlah enam tahun
Kita menjalani suka cita bersama
Kini tiba saat
Tuk kita berpisah
Memulai kehidupan baru masing-masing
Ku tau
Di mana ada pertemuan
Kan ada perpisahan
Akankah ku sanggup
Tuk memulai kehidupan baru
Tanpa kalian mengisi hari-hariku
Sahabat, tak terasa
Air mata menetes di pipiku
Ingat ku akan semua suka yang kita lalui
Terkenang ku akan semua duka yang kita hadapi bersama
Akankah suatu saat nanti
Ku dapat berjumpa kalian lagi
Berkumpul dan mengingat semua kenangan
Yang dulu pernah kita lalui bersama
Tlah lama aku berkawan dengan sepi
Tlah lama ku putuskan tuk menjauhi cinta
Tlah terbiasa ku jalani hari tanpa kekasih
Kini…..
Kau hadir di hidupku
Memberi warna baru dalam kesuraman jiwaku
Lenyap sudah semua sepiku
Hilang sudah sendiriku
Kau warnai hidupku
Kau hiasi hari-hariku
Tapi…..
Adakah kau rasakan hal yang sama padaku
Tuluskah cinta yang kau bawa untuk diriku
Atau…..
Semua ini hanyalah sebuah ilusi
Sebuah angan dari hatiku yang sepi
Sebagai penghiburan yang hanya akan meninggalkan luka baru
Yang akan membuatku makin terpuruk
Membuatku kembali pada hari-hari sepiku
Memusnahkan kepercayaanku akan cinta
Tlah lama ku putuskan tuk menjauhi cinta
Tlah terbiasa ku jalani hari tanpa kekasih
Kini…..
Kau hadir di hidupku
Memberi warna baru dalam kesuraman jiwaku
Lenyap sudah semua sepiku
Hilang sudah sendiriku
Kau warnai hidupku
Kau hiasi hari-hariku
Tapi…..
Adakah kau rasakan hal yang sama padaku
Tuluskah cinta yang kau bawa untuk diriku
Atau…..
Semua ini hanyalah sebuah ilusi
Sebuah angan dari hatiku yang sepi
Sebagai penghiburan yang hanya akan meninggalkan luka baru
Yang akan membuatku makin terpuruk
Membuatku kembali pada hari-hari sepiku
Memusnahkan kepercayaanku akan cinta
Cinta…..
Saat ia hadir dalam hidupmu
Semuanya terasa begitu indah
Semuanya menjadi sempurna
Tak ada lagi hari-hari sepi
Tak ada lagi kemuraman
Yang ada hanya keindahan
Namun…..
Saat ia pergi tinggalkanmu
Semuanya hancur menjadi serpihan
Meninggalkan luka yang menyesakkan kalbu
Menyisakan kepedihan dalam hatimu
Cinta…..
Sebuah kata dengan sejuta makna
Sebuah kata yang dapat berarti kebahagiaan
Sebuah kata yang dapat berarti kesedihan
Dekati cinta di saat kau siap tuk terluka
Jauhi cinta jika kau hanya ingin merasakan kebahagiaan
Saat ia hadir dalam hidupmu
Semuanya terasa begitu indah
Semuanya menjadi sempurna
Tak ada lagi hari-hari sepi
Tak ada lagi kemuraman
Yang ada hanya keindahan
Namun…..
Saat ia pergi tinggalkanmu
Semuanya hancur menjadi serpihan
Meninggalkan luka yang menyesakkan kalbu
Menyisakan kepedihan dalam hatimu
Cinta…..
Sebuah kata dengan sejuta makna
Sebuah kata yang dapat berarti kebahagiaan
Sebuah kata yang dapat berarti kesedihan
Dekati cinta di saat kau siap tuk terluka
Jauhi cinta jika kau hanya ingin merasakan kebahagiaan
aku ingin mencintaimu dengan sederhana,
sesederhana awan pada langit,
sesedarhana batu pada air,
sesederhana karang pada ombak.
aku ingin rasa ini bertahan lama,
sederhana, dan indah adanya,
datang, hinggap, menetap, dan enggan pergi,
aku tak mengharap ada kata selamat tinggal
aku tak ingin ada goresan lara.
aku ingin menyayangimu dengan sederhana,
aku tak ingin rasa ini menjadi rumit,
sederhana...
aku, kau, kita..
seperti itu saja..
sesederhana awan pada langit,
sesedarhana batu pada air,
sesederhana karang pada ombak.
aku ingin rasa ini bertahan lama,
sederhana, dan indah adanya,
datang, hinggap, menetap, dan enggan pergi,
aku tak mengharap ada kata selamat tinggal
aku tak ingin ada goresan lara.
aku ingin menyayangimu dengan sederhana,
aku tak ingin rasa ini menjadi rumit,
sederhana...
aku, kau, kita..
seperti itu saja..
Ku tau ku bukanlah
Lelaki sempurna
Ku sadari diri ini
Tak pantas miliki dirimu
Tapi…..
Ku manusia biasa
Yang membutuhkan cinta
Tuk menerangi hari-hariku yang kelam
Cantik…..
Jadilah belahan jiwaku
Mengisi kehampaan hatiku
Yang lama ditinggalkan cinta
Cantik…..
Temani hari sepiku
Warnai kesuraman hidupku
Yang berhiaskan kesepian
Lelaki sempurna
Ku sadari diri ini
Tak pantas miliki dirimu
Tapi…..
Ku manusia biasa
Yang membutuhkan cinta
Tuk menerangi hari-hariku yang kelam
Cantik…..
Jadilah belahan jiwaku
Mengisi kehampaan hatiku
Yang lama ditinggalkan cinta
Cantik…..
Temani hari sepiku
Warnai kesuraman hidupku
Yang berhiaskan kesepian
Ku sadari
Ku tak ‘kan pernah lupakanmu
Kenangan akan mu tlah tinggalkan
Bekas yang mendalam di hatiku
Pernah ku coba tuk lupakanmu
Menghapus semua kenangan akanmu
Tapi bayangmu slalu kembali hantuiku
Mengiringi tiap detak jantungku
Tlah ku coba
Tuk berpaling ke hati yang lain
Tapi tak ku rasakan perasaan yang sama
Seperti perasaanku padamu
Mungkin raga ini tak ‘kan pernah milikimu
Namun di hati ini akan slalu terukir namamu
Meskipun akhirnya kau ‘kan bahagia dengan yang lain
Aku ‘kan relakanmu
Ku tak ‘kan pernah lupakanmu
Kenangan akan mu tlah tinggalkan
Bekas yang mendalam di hatiku
Pernah ku coba tuk lupakanmu
Menghapus semua kenangan akanmu
Tapi bayangmu slalu kembali hantuiku
Mengiringi tiap detak jantungku
Tlah ku coba
Tuk berpaling ke hati yang lain
Tapi tak ku rasakan perasaan yang sama
Seperti perasaanku padamu
Mungkin raga ini tak ‘kan pernah milikimu
Namun di hati ini akan slalu terukir namamu
Meskipun akhirnya kau ‘kan bahagia dengan yang lain
Aku ‘kan relakanmu
Di dalam sepiku
Kembali ku teringat akan dirimu
Yang dulu pernah mengisi hatiku
Ku sadari ku tak ‘kan bisa
Tuk milikimu lagi
Ku tau semua tentangmu
‘Kan menjadi kenangan indah di hidupku
Mengapa begitu cepat kau tinggalkan ku
Di saat hati ini masih ingin milikimu
Ku coba tuk relakan walau terasa sakit
Namun ku harus bertahan
Kini yang bisa ku lakukan
Hanya berdoa pada Sang Pencipta
Semoga kau bahagia di alam sana
Kembali ku teringat akan dirimu
Yang dulu pernah mengisi hatiku
Ku sadari ku tak ‘kan bisa
Tuk milikimu lagi
Ku tau semua tentangmu
‘Kan menjadi kenangan indah di hidupku
Mengapa begitu cepat kau tinggalkan ku
Di saat hati ini masih ingin milikimu
Ku coba tuk relakan walau terasa sakit
Namun ku harus bertahan
Kini yang bisa ku lakukan
Hanya berdoa pada Sang Pencipta
Semoga kau bahagia di alam sana
Di saat cinta tlah merasuk
Melalui aliran darahmu
Tak kan lagi kau kenal rasanya kesepian
Tak kan kau ingat lagi rasanya kesendirian
Di saat cinta mendekapmu erat
Dengan sayapnya
Tak lagi kau kenal rasa sakit
Tak hirau lagi kau akan pedihnya derita
Ketika cinta itu pergi darimu
Sepi kembali menjadi teman setiamu
Sendiri datang tuk menghiasi hari-harimu
Ketika cinta mencampakkanmu
Tak mampu kau sembuhkan rasa sakit yang ditinggalkannya
Tak ada lagi derita yang dapat kau acuhkan
Bila cinta enggan mendekatimu
Tak kau rasakan indahnya kebersamaan
Tak tau kau akan kesendirian
Tak kau kenal kasih sayang
Tak kau temui kebencian
Melalui aliran darahmu
Tak kan lagi kau kenal rasanya kesepian
Tak kan kau ingat lagi rasanya kesendirian
Di saat cinta mendekapmu erat
Dengan sayapnya
Tak lagi kau kenal rasa sakit
Tak hirau lagi kau akan pedihnya derita
Ketika cinta itu pergi darimu
Sepi kembali menjadi teman setiamu
Sendiri datang tuk menghiasi hari-harimu
Ketika cinta mencampakkanmu
Tak mampu kau sembuhkan rasa sakit yang ditinggalkannya
Tak ada lagi derita yang dapat kau acuhkan
Bila cinta enggan mendekatimu
Tak kau rasakan indahnya kebersamaan
Tak tau kau akan kesendirian
Tak kau kenal kasih sayang
Tak kau temui kebencian
malam telah jauh beranjak meninggalkan petang...
bersama hujan yang tiba-tiba turun mengguyur...
suara gemericik air terdengar memenuhi suasana...
bersama angin yang bertiup kencang menghembus...
semakin menenggelamkan aku disini...
yang terkurung lamunan tentang seseorang...
entah mengapa tak pergi juga bayangnya...
niat menggebu untuk melupakan seolah tak cukup...
justru semakin nyata jelas tergambar di pikiran...
usahaku selalu kandas dan tak sampai tujuan...
aku merasa lelah...
aku hampir menyerah...
walau telah menjauh,
semua seolah pergi...
aku pun jujur menghendaki,
agar semuanya hilang dari sini...
tapi hanya membuatku kosong...
tak ada hasil bagai sia-sia...
harapan ini tercipta bagai tak akan mati...
rindu ini ada seolah untuk tak padam...
putus asa bak mendekat...
aku tak kuasa bertindak...
kan kuserahkan saja,
pada malam yang menghampiri...
bersama sunyi akan kulalui...
seperti hari-hari yang kemarin...
bersama hujan yang tiba-tiba turun mengguyur...
suara gemericik air terdengar memenuhi suasana...
bersama angin yang bertiup kencang menghembus...
semakin menenggelamkan aku disini...
yang terkurung lamunan tentang seseorang...
entah mengapa tak pergi juga bayangnya...
niat menggebu untuk melupakan seolah tak cukup...
justru semakin nyata jelas tergambar di pikiran...
usahaku selalu kandas dan tak sampai tujuan...
aku merasa lelah...
aku hampir menyerah...
walau telah menjauh,
semua seolah pergi...
aku pun jujur menghendaki,
agar semuanya hilang dari sini...
tapi hanya membuatku kosong...
tak ada hasil bagai sia-sia...
harapan ini tercipta bagai tak akan mati...
rindu ini ada seolah untuk tak padam...
putus asa bak mendekat...
aku tak kuasa bertindak...
kan kuserahkan saja,
pada malam yang menghampiri...
bersama sunyi akan kulalui...
seperti hari-hari yang kemarin...
Love.....
A word with a thousand meaning
Love can mean happiness
Love can mean sadness
Love.....
A word that I avoid
Love.....
A word that me hurt again and again
You.....
The one who makes me avoid love
The one who makes me hate love
The one who makes a hurt in this heart
Love and you
Both word that I will hate
Both word that I will avoid
Both word that make me hurt
Because of you
I don't wanna feel love anymore
I don't believe in true love no more
True love.....
The word that I have ever believed
The word that I have forgot now
Lonely.....
The word that matches me now
The word that make me happy
The word that accompany my life now
A word with a thousand meaning
Love can mean happiness
Love can mean sadness
Love.....
A word that I avoid
Love.....
A word that me hurt again and again
You.....
The one who makes me avoid love
The one who makes me hate love
The one who makes a hurt in this heart
Love and you
Both word that I will hate
Both word that I will avoid
Both word that make me hurt
Because of you
I don't wanna feel love anymore
I don't believe in true love no more
True love.....
The word that I have ever believed
The word that I have forgot now
Lonely.....
The word that matches me now
The word that make me happy
The word that accompany my life now
Dulu . . .
Di sini semuanya pernah terjadi
Di sini suka duka kita lalui bersama
Di sini kita pernah mengukir asa
Menghayalkan masa depan
Kini . . .
Di sini kita bertangisan
Di sini kita berpisah
Untuk menggapai asa yang dulu kita ukir
Menggapai masa depan yang kita khayalkan
Perpisahan ini tak bisa dihindari
Perpisahan ini tak perlu disesali
Perpisahan ini hanyalah sebuah gerbang
Tuk kita bertemu lagi di kemudian hari
Nanti . . .
Di suatu masa yang berbeda
Kita akan dipertemukan lagi
Di mana kita berpelukan bahagia
Di mana kita bertangis haru
Di mana kita tlah menggapai semua asa
Di mana semua khayal tlah menjadi nyata
Di sini semuanya pernah terjadi
Di sini suka duka kita lalui bersama
Di sini kita pernah mengukir asa
Menghayalkan masa depan
Kini . . .
Di sini kita bertangisan
Di sini kita berpisah
Untuk menggapai asa yang dulu kita ukir
Menggapai masa depan yang kita khayalkan
Perpisahan ini tak bisa dihindari
Perpisahan ini tak perlu disesali
Perpisahan ini hanyalah sebuah gerbang
Tuk kita bertemu lagi di kemudian hari
Nanti . . .
Di suatu masa yang berbeda
Kita akan dipertemukan lagi
Di mana kita berpelukan bahagia
Di mana kita bertangis haru
Di mana kita tlah menggapai semua asa
Di mana semua khayal tlah menjadi nyata
Mengapa bayangmu kembali
Menghantui pikiranku
Setelah sekian lama
Ku berhenti memikirkanmu
Setelah ku putuskan membuangmu
Jauh dari pikiranku
Apakah ku masih
Menyimpan secuil asa
Tuk mendapatkanmu kembali
Mengharapkan kembali cintamu
Tidak…..
Ku harus berhenti mengharapkan semua itu
Ku tidak boleh kembali
Berdekatan dengan yang namanya cinta
Cinta hanya membawa luka
Cinta hanya membawa kepedihan
Cinta hanya membawa kekecewaan
Ku ‘kan berusaha melupakanmu
Ku ‘kan berusaha mengabaikanmu
Ku ‘kan memilih menjalani hidup
Tanpa cinta
Menghantui pikiranku
Setelah sekian lama
Ku berhenti memikirkanmu
Setelah ku putuskan membuangmu
Jauh dari pikiranku
Apakah ku masih
Menyimpan secuil asa
Tuk mendapatkanmu kembali
Mengharapkan kembali cintamu
Tidak…..
Ku harus berhenti mengharapkan semua itu
Ku tidak boleh kembali
Berdekatan dengan yang namanya cinta
Cinta hanya membawa luka
Cinta hanya membawa kepedihan
Cinta hanya membawa kekecewaan
Ku ‘kan berusaha melupakanmu
Ku ‘kan berusaha mengabaikanmu
Ku ‘kan memilih menjalani hidup
Tanpa cinta
Tanpa ku sadari
Ada rasa yang tumbuh di hatiku
Karena kedekatan kita
Tak ku kira
Rasa ini akan sangat menyiksa
Tlah ku coba tuk hapuskan rasa itu
Tapi ku tak mampu
Benar kata orang
Cinta bisa hadir tanpa disadari
Dan dengan perlahan rasa cinta itu pun
Merasuk ke dalam hatiku
Andai ku mampu
Tuk ungkapkan padamu
Kan ku katakan
Betapa aku menyayangimu
Tapi ku seorang pengecut
Yang tak miliki keberanian
Tuk mengungkapkannya
Kepadamu
Biarlah rasa ini
Ku simpan di dalam hatiku
Hingga ku miliki keberanian
Tuk mengungkapkannya
Ada rasa yang tumbuh di hatiku
Karena kedekatan kita
Tak ku kira
Rasa ini akan sangat menyiksa
Tlah ku coba tuk hapuskan rasa itu
Tapi ku tak mampu
Benar kata orang
Cinta bisa hadir tanpa disadari
Dan dengan perlahan rasa cinta itu pun
Merasuk ke dalam hatiku
Andai ku mampu
Tuk ungkapkan padamu
Kan ku katakan
Betapa aku menyayangimu
Tapi ku seorang pengecut
Yang tak miliki keberanian
Tuk mengungkapkannya
Kepadamu
Biarlah rasa ini
Ku simpan di dalam hatiku
Hingga ku miliki keberanian
Tuk mengungkapkannya
Rabu, 16 Desember 2009
Puisi untuk Suami
Sepenggal puisi untuk suamiku
Malam itu tiba-tiba aku terbangun
Terkejut aku ketika tak melihatmu disampingku
Kamu kemana?
Lalu aku lihat dirimu
Duduk tertidur menggendong bayi kita
Sejenak aku tercenung
Kenapa kau tidak membangunkanku sayang?
Cahaya rembulan menyorot tipis wajah letihmu
Padahal kau baru tidur 2 jam
Tapi kau rela menahan lelahmu
Demi sikecil yang tertidur lelap dalam hangat dekapanmu
Sejak kita menikah setahun yang lalu
Kamu telah banyak berubah
Kamu tak lagi romantis seperti dulu
Kamu tak lagi memujiku dengan kata2 manis
Atau menelponku sekedar hanya ingin melepas kangen
Kamu sudah berubah
Kamu berubah menjadi seorang ayah yang rela terbangun ditengah malam untuk mengganti popok anak kita
Kamu berubah menjadi seorang pekerja keras yang rela pulang malam demi tambahan uang lembur
Kamu berubah menjadi seorang laki-laki yang rela memijat dan memelukku ketika aku jatuh sakit
Kau pernah berkata
Menyesalkan dirimu yang belum bisa memberikan aku apa-apa
Tak bisa menjadi suami yang pekerjaannya dapat dibanggakan
Aku tak butuh itu semua sayang,
Karena menikahimu adalah pilihan terbaik dalam hidupku
Kau juga pernah meratapi wajah bulat anak kita yang mirip denganmu
Kenapa anak kita wajahnya engga kayak kamu aja yah ? Candamu
Karena kau merasa tidak memiliki fisik yang membanggakan untuk diturunkan pada anak kita
Kenapa kamu harus merasa rendah diri sayang?
Buktinya aku tak pernah habis pikir kenapa lelaki setampan dan segagah ini mau bersanding denganku
Dan rela meninggalkan masa muda dan kesempatan emas untuk berkarir lebih
Karena kau memilih untuk menikah denganku
Aku cinta kesederhanaanmu
Aku cinta kata-kata pedas namun berisi kebenaranmu
Aku cinta sifat malas dan perut buncitmu
Aku bahkan mencintai setiap jengkal jerawat diwajahmu hehehe…
Aku mencintai segala yang ada di dirimu, suamiku…
Selamat ulang tahun ke 29, Sayang
Maafkan aku yang belum bisa menjadi istri yang sempurna
Tapi yakinlah
Cinta dan diriku adalah kado yang kau miliki seumur hidup
Happy Birthday Pipi Velvetsky 17/12/1980
Mimi Nekotsuki dan Athar selalu mendoakan yang terbaik bagi Pipi
Semoga Allah SWT meridhoi kita sekeluarga yah sayang….
Amiieen…
Maap kalo puisinya jelek, sekali2 pgn ngasih kado yg berkesan romantis hehe
Malam itu tiba-tiba aku terbangun
Terkejut aku ketika tak melihatmu disampingku
Kamu kemana?
Lalu aku lihat dirimu
Duduk tertidur menggendong bayi kita
Sejenak aku tercenung
Kenapa kau tidak membangunkanku sayang?
Cahaya rembulan menyorot tipis wajah letihmu
Padahal kau baru tidur 2 jam
Tapi kau rela menahan lelahmu
Demi sikecil yang tertidur lelap dalam hangat dekapanmu
Sejak kita menikah setahun yang lalu
Kamu telah banyak berubah
Kamu tak lagi romantis seperti dulu
Kamu tak lagi memujiku dengan kata2 manis
Atau menelponku sekedar hanya ingin melepas kangen
Kamu sudah berubah
Kamu berubah menjadi seorang ayah yang rela terbangun ditengah malam untuk mengganti popok anak kita
Kamu berubah menjadi seorang pekerja keras yang rela pulang malam demi tambahan uang lembur
Kamu berubah menjadi seorang laki-laki yang rela memijat dan memelukku ketika aku jatuh sakit
Kau pernah berkata
Menyesalkan dirimu yang belum bisa memberikan aku apa-apa
Tak bisa menjadi suami yang pekerjaannya dapat dibanggakan
Aku tak butuh itu semua sayang,
Karena menikahimu adalah pilihan terbaik dalam hidupku
Kau juga pernah meratapi wajah bulat anak kita yang mirip denganmu
Kenapa anak kita wajahnya engga kayak kamu aja yah ? Candamu
Karena kau merasa tidak memiliki fisik yang membanggakan untuk diturunkan pada anak kita
Kenapa kamu harus merasa rendah diri sayang?
Buktinya aku tak pernah habis pikir kenapa lelaki setampan dan segagah ini mau bersanding denganku
Dan rela meninggalkan masa muda dan kesempatan emas untuk berkarir lebih
Karena kau memilih untuk menikah denganku
Aku cinta kesederhanaanmu
Aku cinta kata-kata pedas namun berisi kebenaranmu
Aku cinta sifat malas dan perut buncitmu
Aku bahkan mencintai setiap jengkal jerawat diwajahmu hehehe…
Aku mencintai segala yang ada di dirimu, suamiku…
Selamat ulang tahun ke 29, Sayang
Maafkan aku yang belum bisa menjadi istri yang sempurna
Tapi yakinlah
Cinta dan diriku adalah kado yang kau miliki seumur hidup
Happy Birthday Pipi Velvetsky 17/12/1980
Mimi Nekotsuki dan Athar selalu mendoakan yang terbaik bagi Pipi
Semoga Allah SWT meridhoi kita sekeluarga yah sayang….
Amiieen…
Maap kalo puisinya jelek, sekali2 pgn ngasih kado yg berkesan romantis hehe
Selasa, 08 Desember 2009
Aku lah sang Terlupakan
akulah sang terlupakan...
kata-kataku tidak untuk diingat...
nasihatku hanya untuk diabaikan...
peduliku selalu tak dihiraukan...
bicarakupun untuk tak diindahkan...
kehadiranku bagai tak terlilihat...
keberadaankupun tak dianggap...
dan diriku memang tak penting...
seolah tak ada bagi siapapun...
akulah sang terlupakan...
aku pergipun tak ada yang peduli...
bagai seorang yang tak pernah ada...
Langganan:
Postingan (Atom)